ANALISIS DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN TERHADAP PERTUMBUHAN USAHA EKONOMI RAKYAT DI PEDALAMAN KABUPATEN SORONG SELATAN PROVINSI PAPUA BARAT (Studi Kasus di Distrik Ayamaru, Aitinyo dan Aifat)


Oleh MESAK  IEK

Ringkasan

Mesak  Iek, Pascasarjana Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang, 20 Desember, 2010. Analisis Dampak Pembangunan Jalan Terhadap Pertumbuhan Usaha Ekonomi Rakyat Di Pedalaman  Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat  [Studi Kasus Di Distrik Ayamaru, Aitinyo dan Aifat ].  Promotor : Umar  Burhan, Ko-Promotor : Dwi Budi Santoso, Ko-Promotor : Sasongko

Penelitian ini bertujuan untuk 1). Menganalisis dampak pembangunan jalan terhadap pepertumbuhan usaha ekonomi dan pendapatan rakyat di pedelaman Kabupaten Sorong Selatan, 2) Menganalisis manfaat dan biaya sosial (social cost) yang diterima oleh masyarakat. Secara akademis, penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi perluasan wawasan bagi peminat pada topik yang sama. Lokasi penelitian di Distrik Ayamaru, Aitinyo, dan Aifat yang merupakan distrik induk.

Pengambilan sampel ini didasarkan pada tingat homogenitas suku dan mata pencaharian penduduk yang  tersebar di wilayah pedalaman Kabupaten Sorong Selatan. Contoh kedua diambil 2 kampung perdistrik. Sedangkan penarikan sample masyarakat digunakan teknik purposive sampling. Sasaran sampel masyarakat pemilik usaha. Juga dilakukan Focus Group Discussion (FGD). Alat analisa yang digunakan adalah Analisis SEM dan Uji beda rata-rata pendapatan.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa pembangunan prasarana jalan dan jembatan berdampak positif terhadap terhadap terjadinya mobilitas penumpang dan barang dengan kendaraan mobil yang sangat tinggi melalui jalan Sorong Mai Brat. Hasil analisis membuktikan bahwa pembangunan jalan  dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya usaha-usaha ekonomi baik disektor pertanian, maupun usaha baru nonpertanian (nonfarm).

Hasil Uji beda pendapatan dapat membuktikan bahwa pembangunan jalan dan jembatan Sorong- Mai Brat berdampak  sangat positif dan signifikan terhadap perubahan pendapatan usaha ekonomi masyarakat lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum ada jalan dan berdampak lanjut pada pemanfaatan lembaga bank oleh masyarakat untuk menabung. Hasil analisis dapat membuktikan bahwa pembangunan jalan sebagai gunting yang ampuh dapat memotong biaya pengurasan tenaga dan waktu masyarakat (efisiensi waktu dan biaya) perjalanan masyarakat ke dan dari pusat-pusat pelayanan ekonomi dan sosial. Selain itu, juga terjadi pilihan atas alat transportasi yang tersedia melayani masyarakat. Hasil Penelitian ini juga menunjukkan bahwa akses jalan darat  telah memberikan efek berantai yang positif dan signifikan bagi masyarakat untuk memperluas usaha dan mempermudah masyarakat membangun  rumah permanen, pemanfaatan MCK dan penerangan.

Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa dampak biaya sosial yang diakibatkan oleh pembangunan jalan yang ditanggung masyarakat sampai saat ini relatif kecil dibandingkan dengan manfaat sosial dan ekonomi yang terima dan dinikamti oleh masyarakat. Juga dtemukan bahwa pola hidup masyarakat yang sudah mulai berubah ke fenomena di mana  semua aktivitas ekonomi dilakukan dengan perantaraan uang, tetapi untuk kegiatan  sosial modal sosial masyarakat masih kkuat berlaku di kalangan masyarakat.

Agar pembangunan prasarana jalan lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat, maka prasarana yang telah dibangun Sorong-Maibrat perlu ditingkatkan sehingga akan lebih berdampak dalam jangka menengah dan jangka panjang, sehingga dapat meningkatkan pendapatan  masyarakat.

Key Words : Pembangunan jalan, usaha ekonomi & peningkatan pendapatan masyarakat.

Previous DAMPAK OTONOMI KHUSUS TERHADAP ANAK DIDIK DI TANAH PAPUA
Next Yudisium Semester Genap 2011/2012

1 Comment

  1. ooo….itu mengenai AMDAL ya

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *